Skip to content

Cingcoang biru

Agustus 7, 2011

Cingcoang biru ras floris jantan, Flores © Erwin Collaerts

 

White-browed Shortwing
Brachypteryx montana (Horsfield, 1821)

Deskripsi
Berukuran kecil (15cm), berwarna kebiruan (jantan) atau biru dan merah (betina), kaki panjang, bersayap pendek. Jantan berwarna biru gelap seluruhnya dengan alis mata putih mencolok. Burung betina bervariasi, ras Sumatera berwarna biru seluruhnya, di Jawa kepala dan tengkuk biru, dengan ekor, sayap, dan punggungnya berwarna merah karat, di Kalimantan semua merah kecuali warna biru pada mantel. Betina mempunyai alis mata yang lebih kecil berwarna putih samar-samar. Burung remaja bercoret-coret coklat.
Iris coklat; paruh hitam; kaki hitam.

Suara
Jarang terdengar.  Berkicau secara tiba-tiba dari setiap sudut di batas wilayah kekuasaannya. Di jawa, kicauannya dimulai perlahan-lahan dengan beberapa nada tunggal, menjadi cepat dan sayu, lalu tiba-tiba berhenti. Di kalimantan, kicauannya lebih pendek dan menggetar, tanpa nada-nada awalan yang perlahan.
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=58379&simple=1

Penyebaran dan ras
Global: Nepal sampai Cina selatan, Filipina, Asia tenggara, Semenanjung Malaysia,Sunda besar, dan Flores.

  • cruralis (Blyth, 1843) – Himalay Tengah & Timur, Myanmar, Cina Selatan (Sichuan Selatan sampai Xizang Tenggara & Yunan Barat-laut), Thailand Barat-laut & Indochina bagian utara.
  • sinensis Rickett & La Touche, 1897 – China Tenggara.
  • goodfellowi Ogilvie-Grant, 1912 – Pegunungan di Taiwan.
  • poliogyna Ogilvie-Grant, 1895 – Filipina Utara (Luzon Utara).
  • andersoni Rand & Rabor, 1967 – Luzon Selatan.
  • mindorensis Hartert, 1916 – Mindoro Filipina.
  • sillimani Ripley & Rabor, 1962 – Peg. Mantalingajan & G. Victoria, di Palawan (Filipina Barat).
  • brunneiceps Ogilvie-Grant, 1896 – Negros & Panay di Filipina.
  • malindangensis Mearns, 1909 – G. Malindang di Mindanao.
  • mindanensis Mearns, 1905 – G. Apo di Mindanao.
  • saturata Salvadori, 1879 – Sumatra.
  • erythrogyna Sharpe, 1888 – Kalimantan bagian utara.
  • montana Horsfield, 1821 – Jawa.
  • floris Hartert, 1897 – Flores (Sunda Kecil).

Lokal: Di Sumatera tercatat dari G.Leuser, Singgalang, Kerinci, dan Dempu. Di Kalimantan tersebar dari G.Kinabalu, G.Trus Madi, G.Mulu,  Kelabit, dan Kayan Mentarang. Di Jawa Barat, umum terdapat di G.Papandayan ke arah timmur. Tidak ada catatan dari Bali,meskipun terdapat di Flores.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Umum terdapat pada ketinggian dari 1400 – 3000 mdpl, meskipun di Flores kadang ditemukan pada ketinggian diatas 600 mdpl. Burung yang sering berdiam pada kerapatan semak dekat tanah, sering dekat aliran air, terbang keluar menuju daerah terbuka, dan sering terlihat di lereng bebatuan terbuka di puncak-puncak gunung. Ragam kebiasaannya sangat dipengaruhi oleh ketersediaan jenis makanannya.

Status
Daftar merah IUCN             : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional   : 
Perlindungan                        :

Galeri
Oriental Bird Images

 

About these ads
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: