Skip to content

KESAN PENGAMATAN DARI UNGARAN

Juni 15, 2010

“Menyenangkan,” aku para peserta saat ditanya bagaimana kesan-kesannya setelah diajak melakukan kegiatan pengamatan burung di kawasan lereng barat G. Ungaran, Desa Losari, Kecamatan Sumowono, Kabupaten Semarang. Mereka yang terdiri dari siswa SMU se-Magelang dan Anggota Muda MAPALA SULFUR adalah peserta kegiatan Pelatihan Lingkungan Hidup Sulfur II dan Pendidikan Kader Konservasi (PLH II-PKK) yang diadakan oleh mahasiswa pecinta alam SULFUR Universitas Tidar Magelang, 21-24 Juni 2007 lalu.

Saat pengamatan, peserta yang berjumlah 17 orang itu terbagi dalam tiga kelompok. Dengan berbekal teropong dan buku panduan, mereka mengaku merasa senang dapat mengamati dan mengenali beraneka jenis burung yang mereka temui. Meski beberapa peserta mengaku sudah pernah melakukan kegiatan pengamatan burung sebelumnya, namun mereka merasakan kesan yang berbeda.

”Rasanya beda banget, Mas. Soalnya kami dulu mengamati burungnya sambil survival,” kata Minto polos. Ia adalah salah satu Anggota Muda MAPALA SULFUR yang mengaku kalau dulu saat melakukan pengamatan burung merasa terpaksa dan dalam kondisi perut lapar karena sedang melaksanakan pendidikan masuk mapala.

Bagi mereka yang memang belum pernah melakukan kegiatan pengamatan burung sebelumnya, menjumpai cucak kutilang (Pycnonotus aurigaster), bentet kelabu (Lanius scach), caladi ulam (Dendrocopus macei) serta beraneka jenis burung lain di habitat alaminya tampak demikian berkesan. Mereka terlihat sangat antusias dan bersemangat.

Dalam kegiatan pengamatan burung tersebut, pemandu tidak hanya mengenalkan nama dari berbagai jenis burung yang ditemui oleh para peserta begitu saja. Peserta juga dilatih untuk bisa mengidentifikasi berbagai jenis burung tersebut. Oleh karenanya, setiap burung yang dijumpai dideskripsikan bentuk, ukuran, serta warnanya. Mereka diminta untuk membuat sketsa burung yang mereka jumpai sebagai bagian dari usaha pencatatan—yang meski sederhana—namun pencatatan-pencatatan itulah yang menjadikan kegiatan pengamatan burung ini mengandung unsur-unsur ilmiah.

Para peserta, baik mahasiswa maupun siswa SMU yang berasal dari beberapa sekolah di Magelang, seperti SMU Taruna Nusantara dan SMUN 1 Magelang ini tidak hanya melakukan kegiatan pengamatan burung. Oleh panitia, mereka juga dilatih untuk mengutarakan pendapat dan berargumentasi dalam berbagai sesi diskusi. Rasa cinta dan kepedulian terhadap alam, kebersamaan dan kerjasama di antara mereka ditanamkan melalui beragam permainan out bond yang menghibur. Guna memperkaya wawasan tiap peserta, selama pelatihan mereka juga dibekali dengan berbagai materi. Selain materi pengamatan burung, disampaikan pula materi Konservasi Sumber Daya Alam dan Habitatnya oleh BKSDA Jateng, materi mengenai AMDAL dan materi-materi kepencintaalaman yang disampaikan oleh pihak panitia sendiri.

Bagi kawan-kawan MAPALA SULFUR, penyelenggaraan PLH II-PKK tersebut merupakan yang kedua kalinya diadakan semenjak tahun 2001. Nantinya mereka berupaya untuk mengagendakan kegiatan pelatihan ini menjadi kegiatan rutin yang diprogramkan untuk 2 tahun sekali. Di dalam kegiatan tersebut, para peserta dididik untuk menjadi kader-kader konservasi yang tangguh di masa mendatang melalui berbagai kegiatan yang sarat dengan muatan konservasi, namun dikemas dalam suasana yang menyenangkan dan rekreatif. Mereka diajak untuk belajar mengenal diri mereka sendiri, belajar untuk mengenal dan bersahabat dengan orang lain dan alamnya serta belajar untuk mencintai alam sebagai karunia Sang Pencipta. Dan kita pun sudah selayaknya berbangga akan hasilnya kelak. Semoga…

Imam, Pengamat burung; anggota BIONIC dan volunteer YKI

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: