Skip to content

Doa Burung KUTILANG

Juni 26, 2010

‘Tuhan’,

manusia mengenalku sebagai burung yang suka “bersiul sepanjang hari tak jemu-jemu”

Kemana kami pergi selalu bergerombol.

Kami sering bergurau, berdebat kusir, juga berebut biji-bijian maupun buah-buahan, tetapi semua itu tidak merusak semangat kerukunan kami.

Kami bergerombol bukan karena kami takut sendirian, tetapi kami belajar untuk saling mengasihi dan mencintai dalam sebuah keluarga kawasan kutilang.

Bagi kutilang, berlaku hukum mencintai.

Bagi kutilang, cinta kasih berarti memberi.

Mencintai berarti menerima entah itu pujian maupun kritikan karena dalam kritikan terkandung pujian tersembunyi.

‘Tuhan’,

Sungguh kami berterima kasih kepada-Mu karena kami Kau ciptakan sebagai kutilang, Mahluk yang selalu bersenandung.

Karena jiwa kami selalu riang, tidak dihimpit oleh beban hidup, maka kami pun tampak selalu bersih-rapi.

Dan karena itu kami selalu ingin bersama-sama membentuk paduan orkestra untuk memuji nama-Mu.

Sumber

“Pujian dan Doa 70 Binatang “

karangan N Wahyu Sulistyana.

Kanisius,1996

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: