Skip to content

Program Hibah FMI untuk Pengabdi Lingkungan

Juli 27, 2010

REPUBLIKA

Kamis, 11 Mei 2006

Program Hibah FMI untuk Pengabdi Lingkungan

PT Ford Motor Indonesia (FMI), untuk keempat kalinya sejak tahun 2002, memberikan bantuan dana (hibah) kepada para pengabdi lingkungan hidup di Indonesia, melalui Program Ford Motor Company Conservation and Environment Grants periode 2005. Penyerahan bantuan itu dilakukan oleh Presiden Direktur FMI, Richard C Baker, bertempat di Badan Arsip Nasional, Jakarta Pusat, Kamis (4/5).

Dalam program ini, FMI melalui Dewan Juri — Wakil Presiden Yayasan Pelastari Budaya Bangsa, Pia Alisjahbana; Staf Pengajar IPB, Ligaya Tumbelaka; dan Anggota Dewan Arsip Nasional, Han Awal — memilih tiga kegiatan yang berwawasan lingkungan dan berhak menerima hibah dana dari Ford. Ketiganya adalah Yayasan Karya Banua Pulanggana sebesar 9.555,55 dolar AS, atas programnya untuk Manajemen Sistem Air Bersih dalam Hubungannya untuk Mengurangi Beban Kerja Para Wanita dan Anak-anak di Desa Menamar, Kecamatan Ketungau Hilir, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat.

Selain itu, the Heritage Bogor Foundation menerima hibah sebesar 15.777,77 dolar, atas Program Energi Angin Ramah Lingkungan untuk Mengurangi Bahan Bakar Minyak dan Polusi Bagi Masyarakat Pedesaan. Sementara itu, Yayasan Kutilang Indonesia sebesar 4.666,66 dolar, atas program Memadukan Konservasi Burung Gelatik Jawa dan Konservasi Cagar Budaya.

Richard C Baker menyatakan, program ini merupakan wujud kepedulian Ford Motor Indonesia atas upaya-upaya yang dilakukan para pengabdi lingkungan untuk pelestarian sumber daya alam dan lingkungan. ”Kami (FMI, {red}), sangat mendukung kegiatan-kegiatan yang yang bermanfaat yang dilakukan masyarakat Indonesia,” ujar Baker.

Ia menambahkan, program kelestarian lingkungan dari FMI bertujuan untuk membantu masyarakat, baik perorangan maupun lembaga yang kegiatannya bermanfaat untuk kelestarian lingkungan serta sesuai dengan makna Hari Bumi.

Ligaya Tumbelaka menyatakan, pihaknya telah menyeleksi sekitar 31 proposal sebagai calon penerima bantuan dari FMI. ”Proposal yang masuk, semuanya sangat bagus. Namun, melalui proses seleksi yang ketat, Dewan Juri akhir memutuskan ketiga lembaga tersebut sebagai penerima hibah dari FMI,” ujarnya.

(sya )

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: