Skip to content

Burung dilindungi di Indonesia

Juli 5, 2011

Suatu jenis tumbuhan dan satwa (dalam hal ini adalah burung .Red.) wajib ditetapkan sebagai jenis burung yang dilindungi ketika memenuhi tiga kriteria, yaitu: (1) Mempunyai populasi yang kecil, (2) Mengalami penurunan jumlah individu di alam secara tajam, dan (3) Memiliki daerah sebaran yang terbatas atau endemik. Penjabaran yang tertuang dalam Pasal 5 ayat 1 Peraturan pemerintah nomor 7 tahun 1999 tentang pengawetan jenis tumbuhan dan satwa ini merupakan penjabaran lebih lanjut dari Pasal 20 ayat 2 Undang-undang nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi sumber daya alam hayati dan ekosistemnya.

Suatu jenis burung yang telah dilindungi dapat diubah statusnya menjadi tidak dilindungi jika memenuhi salah satu dari dua kriteria berikut ini: (1) Populasi jenis burung tersebut telah mencapai tingkat pertumbuhan tertentu sehingga tidak lagi memenuhi tiga kriteria sebagai jenis burung dilindungi (pasal 6, PP no.7 th 1999), dan (2) Individu generasi kedua (F2) dan generasi berikutnya dari jenis burung dilindungi hasil penangkaran. Perubahan status perlindungan (dari tidak dilindungi menjadi dilindungi dan sebaliknya, seperti tertuang dalam pasal 6, pp no.7 th 1999) ditetapkan dengan Keputusan Mentri setelah mendapat pertimbangan dari Lembaga Ilmu Penelitian Indonesia (Scientific autority). Daftar jenis-jenis burung yang dilindungi tertulis dalam lampiran PP no.7 th 1999.

Undang-undang, peraturan pemerintah dan lampirannya dapat diunduh disini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: