Skip to content

Cikalang Kecil

Agustus 1, 2011

Cikalang Kecil jantan, P. Seribu Jakarta © Boas Emmanuel

Lesser Frigatebird
Fregata ariel (G.R. Gray, 1845)

Deskripsi
Berukuran besar (76 cm), berwarna gelap. Jantan: seluruh bulu kehitaman, kecuali bercak-bercak putih pada sisi lambung dan di bawah pangkal sayap serta kantung paruh merah. Betina: juga hitam dengan kepala kecoklatan, dada putih, bercak putih cekung pada perut, serta sedikit warna putih pada pangkal sayap bawah, lingkar mata merah jambu atau abu-abu kebiruan, serta dagu hitam. Burung yang didesain sebagai penerbang sejati, dengan rentang sayap lebar, burung ini dapat terbang melayang dengan nyaman dan mampu melakukan manuver yang spektakuler.
Remaja: tubuh bagian atas hitam kecoklatan, tetapi kepala, leher, dada, serta sisi lambung keputih-putihan dan merah sawo matang. Perbedaannya dengan Cikalang besar: ukuran lebih kecil, bercak putih pada bagian bawah berbentuk cekung, dan lebih banyak warna putih pada pangkal sayap bawah.
Iris coklat, paruh abu-abu, kaki merah tua.

Suara
Tepukan ketika berbiak.
Belum ada rekaman suara yang diambil di wilayah Indonesia

 

Cikalang Kecil betina, Seram © Jon Hornbuckle

 

Penyebaran dan ras
Lautan di daerah tropis. Tempat berbiak paling dekat yang diketahui adalah Cocos Keeling, P. Christmas di Samudera Indonesia, dan pulau-pulau di sekitar Laut Arafuru  serta Australia utara (Laut Coral). Diperkirakan berbiak di Indonesia, tetapi masih belum dapat dibuktikan.
Di seluruh Sunda Besar, kadang-kadang terlihat dalam jumlah besar (diperkirakan dalam perjalanan migrasi dari Pasifik barat). Sering ditemui di seluruh perairan Papua.
Terdapat tiga subspesies yang sudah dikenal:

  • iredalei Mathews, 1914 – Samudra Hindia bagian barat.
  • ariel (G.R.Gray, 1845) – Samudra Hindia bagian timur dan tengah, Samudra Pasifik bagian barat dan tengah.
  • trinitatis Miranda Ribeiro, 1919 – Samudra Atlantik bagian selatan.

 

Cikalang Kecil remaja, Tangkoko Sulawesi © William Marthy

 

Tempat hidup dan Kebiasaan
Hidup di laut bebas. Berbiak di pulau-pulau terpencil di daerah tropis dan sub-tropis, bersaran di semak, bakau, dan bahkan di atas tanah. Terbang tinggi mengikuti aliran udara atau terbang berputar di atas kelompok ikan yang mencari makan di permukaan air. Kadang-kadang terbang cepat dan rendah di atas permukaan laut dengan kepakan sayap yang berat. Menangkap makanan dari permukaan laut, tanpa mendarat atau mengganggu koloni burung laut yang lain.
Makanan utamanya ikan terutama ikan terbang, juga memakan cumi-cumi, telur dan anakan burung-laut dan bangkai ikan. Memiliki perilaku kleptoparasitic (mencuri makanan) terutama betina meskipun tidak sering. Kadang-kadang bertengger atau beristirahat di atas bagan bambu atau pepohonan di pulau-pulau kecil. Meskipun penerbang yang handal, tetapi burung ini kurang lincah berjalan di daratan karena ukuran kakinya yang pendek dan kecil. Juga bukan pperenang yang baik mengingat bentuk jarinya yang tidak berselaput dan bulunya yang tidak kedap air.

Status
Daftar merah IUCN             : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional   : 
Perlindungan                        :

Galeri
Oriental Bird Images
Foto Biodiversitas Indonesia

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: