Skip to content

Titihan Telaga

Agustus 9, 2011

Titihan Telaga

 

Little Grebe (Dabchick)
Tachybaptus ruficollis (Pallas, 1764)

Deskripsi
Berukuran kecil (25 cm), berwarna gelap, bertubuh pendek dan gemuk. Mirip bebek, berenang dengan badan tegap dan menyelam berulang-ulang dalam waktu yang cukup lama. Pada waktu berbiak, bulu di sekitar tenggorokan dan leher bagian pinggir berwarna kemerahan. Mahkota dan tengkuk coklat gelap. Tubuh bagian atas coklat, tubuh bagiab bawah keabu-abuan. Pangkal paruh berbercak kuning. Di luar waktu berbiak, bulu bagian atas coklat keabu-abuan. Iris kuning sampai merah tua, paruh hitan, kaki abu-abu kebiruan.

Suara
Tinggi, berulang-ulang “wi-i-i-i-i”, terutama pada masa bercumbu.
Belum ada rekaman suara yang berasal dari Indonesia

Penyebaran dan ras
Burung penetap, tersebar secara lokal, ataupun migran, tergantung pada kondisi temperatur musim dingin di daerah berbiaknya. Berbiak di: Afrika, Erasia, India, Cina, Asia tenggara, Filipina, Sunda Besar, Sulawesi, dan sepanjang Indonesia bagian timur sampai P. Irian bagian utara. Terdapat sembilan subspesies yang sudah dikenal:

  • ruficollis (Pallas, 1764) – Eropa ke timur sampai Ural (Rusia), Afrika Barat Laut.
  • iraquensis (Ticehurst, 1923) – Irak, Iran Barat Daya.
  • capensis (Salvadori, 1884) – Afrika bagian selatan Sahara, Madagaskar; Kaukus, meleati India dan Sri Lanka ke Burma.
  • poggei (Reichenow, 1902) – Asia Tenggara dan Timur, Hainan, Jepang dan Kep. Kuril Selatan (Rusia).
  • philippensis (Bonnaterre, 1791) – Filipina bagian utara.
  • cotabato (Rand, 1948) – Mindanao (Filipina).
  • tricolor (G. R. Gray, 1861) – Sulawesi sampai Seram dan Papua bagian utara; Lombok sampai Timor Leste.
  • vulcanorum (Rensch, 1929) – Jawa sampai NTT.
  • collaris (Mayr, 1945) – Papua Nugini timur laut sampai P. Bougainville (Kep. Solomon).

Tercatat di Sumatera (hanya dibagian utara) dan Kalimantan (tercatat hanya satu kali). Penetap yang jarang terdapat di danau-danau dataran rendah dan pegunungan di Jawa dan Bali.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Menghuni lahan basah yang dangkal (biasanya dengan kedalaman < 1m) dan kaya akan vegetasi air dan inverteberata air. Sering mengunjungi danau, rawa atau, sawah yang berair bersih dan banyak ditumbuhi tumbuhan air. Penyelam yang handal, menyelam untuk mendapatkan makanan atau bila merasa terganggu. Biasanya hidup sendirian atau dalam kelompok kecil yang terpisah secara individual. Pada masa berbiak, saling berkejaran dan saling memanggil di air. Memakan serangga, udang, katak, dan sesekali ikan kecil. Sarang di bangun diatas tumbuhan air sehingga terlihat mengambang, terdiri atas materi lumpur dan ranting.

Status
Daftar merah IUCN             : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan internasional   : 
Perlindungan                        :

Galeri
Oriental Bird Images
Belum ada foto yang berasal dari Indonesia

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: