Skip to content

Elang-ular Kinabalu

Agustus 20, 2011

Mountain Serpent Eagle
Spilornis kinabaluensis (W.L. Sclater, 1919)

Elang-ular Kinabalu

Deskripsi:
Berukuran sedang (55 cm). Berwarna gelap dengan jambul pendek lebat dan garis pucat pada ekor. Perbedaan dengan Elang-ular Bido: sayap lebih panjang, warna lebih gelap, bintik-bintik lebih kecil, gari tengkuk coklat amber terang, tenggorokan hitam, garis ekor lebih panjang.
Iris kuning sitrun, paruh putih krem dengan sera kuning, kaki kuning.

Suara :
Khas dan jelas berbeda dengan Elang-ular Bido. Terdiri dari satu seri nada yang pendek, diakhiri nada panjang yang mendapat tekanan.

Penyebaran global :
Endemik di Kalimantan. Terbatas di G. Kinabalu, G. Murud, dan G. Mulu di Kalimantan bagian utara. Kadang terdapat di G. Kinabalu pada ketinggian diatas 1000 m.

Kebiasaan :
Mirip Elang-ular Bido, lebih menyukai hutan pegunungan. Makanan utama ular dan kadal.

Status
Daftar merah IUCN : Rentan (VU)
Perdagangan internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu
Perlindungan: PP  No. 7/1999

Galeri
Oriental Bird Images
Belum ada foto yang diambil dari wilayah Indonesia.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: