Skip to content

Punai gagak

Agustus 24, 2011

Punai Gagak korthalsi di TN Kerinci Seblat, Sumatera © Yann Muzika

Wedge-tailed Pigeon
Treron sphenura (Vigors, 1831)
Sinonim: Treron sphenurus (Vigors, 1832)

Deskripsi
Sedang (30cm.), berwarna hijau. Jantan: kepala hijau, dada jingga ( tidak ada pada ras T.s. korthalsi), mantel keunguan, bahu sayap abu-abu. Punggung bagian atas coklat keunguan, sisa bagian sayap dan ekor hijau gelap, penutup sayap besar dan bulu sayap primer lebih gelap bertepi kuning. Perut kekuningan bercoretan gelap, bagian sisi bertepi kuning, ekor bagian bawah tertutup coklat kemerahan. Betina: penutup ekor bawah kuning pucat dengan coretan gelap, tidak ada warna emas dan coklat kemerahan seperti pada jantan.
Iris biru muda sampai merah, paruh berpangkal hijau dan berujung kuning, kaki merah.

Suara
Siulan panjang turun-naik dengan kecepatan yang tetap.
Belum ada rekaman suara yang diambil dari wilayah Indonesia.

Penyebaran dan Ras
Secara global terdapat tiga sub-spesies yang dikenal, satu diantaranya berada di Indonesia:

  • sphenura (Vigors, 1832): Daerah pegunungan dan kaki bukit di Kashmir timur sampai China tengah bagian selatan (Sichuan bagian barat daya, Yunnan bagian selatan dan barat, Guangxi bagian barat, Hainan), dan Myanmar bagian selatan sampai selatan (Tenasserim), Thailand bagian utara, Laos dan Vietnam bagian utara.
  • robinsoni (Ogilvie-Grant, 1906): Daerah pegunungan di Semenanjung Malaysia dan Vietnam bagian tengah (Annam).
  • korthalsi (Bonaparte, 1855): Daerah pegunungan di Sumatera (Kawasan bukit barisan dari Sibayak sampai G.Dempu), Jawa (Gunung-gunung yang tinggi), Bali (dugaan karena belum ada catatan perjumpaan) dan Lombok.

Catatan: beberapa ahli membedakan ras yang ada di Jawa, Bali, dan Lombok (T.s. korthalsi) dengan ras yang ada di Sumatera (T.s. etorques (Salvadori, 1879)). Juga masih terdapat dua ras lain yang masih menjadi perdebatan (T.s. delacouri (Biswas, 1950) dan T.s. yunnanensis (La Touche, 1921)) dan perlu penelitian lebih jauh.

Tempat hidup dan kebiasaan
Jarang dijumpai karena hanya ditemukan di hutan pegunungan yang tidak subur dengan sedikit jenis vegetasi pada rentang ketinggian antara 1220 – 3000 mdpl.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: –
Perlindungan:–

Galeri
Oriental Bird Images

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: