Skip to content

Walik Kembang

Agustus 26, 2011

Walik Kembang melanospilus jantan di Sulawesi © Peter Ericsson

 

Black-naped Fruit-dove
Ptilinopus melanospila (Salvadori, 1875)
SinonimPtilinopus melanospilus (Salvadori, 1875)

Deskripsi
Sedang (27 cm) dan berwarna hijau. Jantan: kepala putih, tengkuk hitam, sedikit bercak kuning di kerongkongan, bawah dada dan tubuh bagian atas hijau, bulu penutup ekor kuning-merah. Betina: seluruh tubuh hijau, kecuali bulu penutup ekor merah dan sisi-sisi bulu sayap dan perut bawah kuning.
Iris kuning, paruh kuning kehijauan, kaki merah.

Suara
Berdentang keras monoton “uwuk-wuk …. uwuk-wuk”.
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=37413&simple=1

Penyebaran
Global dan ras:

  • bangueyensis (A. B. Meyer, 1891): Philippina bagian selatan (Palawan, Cagayan Sulu, Mindanao, Basilan, Kep. Sulu, Tawitawi, Bongao, Sibutu) dan pulau-pulau di utara Pulau Kalimantan (Balambangan, Banggi).

Lokal dan ras:

  • xanthorrhoa (Salvadori, 1875): Kep. Talaud dan Sangihe (di Sulawesi bagian utara) dan Doi (Maluku bagian utara).
  • melanospila (Salvadori, 1875): Sulawesi dan Pulau-pulau di bagian Timur lautnya (Manadotua, Manterawu, Talisei, Bangka, Lembeh) dan bagian timur (Togian).
  • chrysorrhoa (Salvadori, 1875): Kep Banggai dan Sula, serta Obi dan Seram di Maluku bagian tengah.
  • melanauchen (Salvadori, 1875) : Matasiri (Kalimantan bagian selatan) dan Kep. Kangean, Jawa dan Bali ke timur sampai pulau-pulau di sunda kecil dan Alor, serta pulau-pulau di sebelah selatan Sulawesi (Salayar, Muna, Butung, Tukangbesi, Tanahjampea, Kalao, Kalaotoa, Madu).

Walik Kembang melanauchen betina, TN Gn. Merapi © Swiss Winnasis

 

Tempat hidup dan kebiasaan
Pemalu, hidup berpansangan, lebih sering terdengar daripada terlihat. Kadang-kadang kelompok yang cukup besar berkumpul pada pohon buah-buahan dan tempat bertengger. Tercatat sekali di Sumatera (P. Tegal di Teluk Lampung, mungkin tersesat dari Jawa). Menghuni pulau-pulau kecil di lepas pantai Kalimantan (P. Burung, Balambang, Banggi, dan Maratua). Di Jawa (termasuk Matasiri dan Kangean) dan Bali, umum ditemukan sampai dataran rendah dan hutan-hutan bukit, sampai ketinggian 800 m.

Status:
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional:–
Perlindungan:–

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Images

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: