Skip to content

Kenari Melayu

September 16, 2011

Kenari melayu di G.Gede Pangrango Photo: © Setaphong Tantanawat

Sunda Serin Sinonim: Mountain serin
Serinus estherae (Finsch, 1902)

 

Deskripsi
Kecil (11 cm), berwarna kuning dan abu-abu. Burung jantan memiliki dahi dan dada berpita kuning dan bercoret hitam; tunggir kuning terang; sayap hitam dengan tiga garis kuning menyilang, dan pinggir putih pada bulu sekunder; tengkuk dan mantel abu-abu; tenggorokan hitam; perut putih bercoret hitam. Burung betina mirip jantan tetapi tunggir kuning lebih suram dan dada kurang berbintik.
Iris coklat; paruh kecoklatan; kaki hitam.

Suara
Nyanyian gemerincing pendek yang di keluarkan sewaktu terbang dan cicitan metalik

Penyebaran
Global dan ras: Filipina

  • S. e. mindanensis (Ripley & Rabor, 1961): Mindanao tengah (Gunung Kitanglad dan Gunung Apo), di selatan Philippina.

Lokal dan ras: Sulawesi, Sumatera, dan Jawa

  • S. e. vanderbilti (Meyer de Schauensee, 1939): Sumatra utara (wilayah Gunung Leuser).
  • S. e. estherae ( Finsch, 1902): Jawa barat (Gunung Pangrango).
  • S. e. orientalis (Chasen, 1940): Jawa timur (Pegunungan Tengger dan barat dataran tinggi Hyang).
  • S. e. renatae (Schuchmann & Wolters, 1982): Gunung Rantekombola, di selatan Sulawesi.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Hidup sendirian atau dalam kelompok kecil, duduk di puncak semak-semak kecil pada padang rumput zona subalpin atau hutan lumut, juga hinggap di tanah. Turun ke ketinggian yang lebih rendah untuk mengunjungi semak Strobilanthus cernua sewaktu berbuah lebat, paling rendah sampai ketinggian 1.300 mdpl. Burung pemalu yang terbang cepat dengan cara terbang bergelombang.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko rendah (LC)
Perdagangan Internasional: –
Perlindungan: –

Galeri
Foto dari wilayah Indonesia dan dari tempat lain.

Catatan:
Di Sumatera, hanya diketahui di G. Leuser. Di Jawa juga diketahui dari catatan perjumpaan di G. Papandayan, G. Slamet, G. Dieng, G. Merbabu, dan G Lawu. Di G.Rorekatimbu, Sulawesi tengah bagian utara juga diremukan burung Kenari melayu ini, namun memiliki kenampakan yang berbeda, yaitu semua bulu yang berwarna kuning digantikan dengan warna merah-jingga, dan bagian punggungnya berwarna coklat-zaitun (bukan coklat keabu-abuan seperti umumnya) sehingga beberapa ahli mengusulkan agar populasi di G.Rorekatimbu dijasikan ras tersendiri.

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: