Skip to content

Gelatik-batu Kelabu

September 17, 2011

Gelatik batu Photo: @ Boas E.


Great Tit
Parus major (Linnaeus, 1758)

Deskripsi
Kecil (13 cm), dengan warna hitam, abu-abu, dan putih. Kepala dan kerongkongan hitam, kecuali bercak putih mencolok di sisi muka. Dibedakan dari Gelatik Jawa oleh paruhnya yang hitam kecil.

Suara
Kicauan ribut “ci-wiit” atau “ci-ci-ci”.
Rekaman suara dari Nusa Penida, Bali
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=40062&simple=1

Penyebaran
Global dan ras: Palearktik, India, Cina, Asia tenggara, dan Semenanjung Malaysia.

  • P. m. newtoni (Prazák, 1894): Kepulauan Inggris, Belanda, Belgia dan barat laut Prancis.
  • P. m. major (Linnaeus, 1758): daratan utara Eropa (Scandinavia selatan sampai utara dan Spanyol bagian tengah, Italy bagian tengah dan Balkans), Siberia tengah bagian selatan dan barat  (sebelah timur sampai laut Baikal, wilayah selatan sampai utara dan timur Kazakhstan dan Altai), Asia kecil, Caucasus dan Azerbaijan (kecuali sebelah tenggara).
  • P. m. kapustini (Portenko, 1954): tenggara Kazakhstan (Dzungarian Alatau), ujung barat laut Cina (barat laut Xinjiang) dan barat laut Mongolia timur sampai Transbaikalia, tenggara Rusia (utara Amurland) dan laut Okhotsk.
  • P. m. corsus (O. Kleinschmidt, 1903): Portugis, selatan Spanyol dan Kroasia.
  • P. m. mallorcae (Jordans, 1913): Kepulauan Balearic.
  • P. m. excelsus (Buvry, 1857): barat laut Africa (Morocco timur sampai utara Tunisia).
  • P. m. ecki (Jordans, 1970): Sardinia.
  • P. m. aphrodite (Madarász, 1901): selatan Italy, selatan Yunani , Kepulauan Aegean dan Cyprus.
  • P. m. niethammeri (Jordans, 1970): Crete.
  • P. m. terraesanctae (E. J. O. Hartert, 1910): Lebanon, Syria, Israel, Jordania, dan timur laut Mesir.
  • P. m. karelini (Zarudny, 1910): tenggara Azerbaijan dan utara Iran.
  • P. m. blanfordi (Prazák, 1894): utara Iraq dan Iran tengah bagian utara dan barat daya.
  • P. m. intermedius (Zarudny, 1890): timur laut Iran dan barat daya Turkmenistan.
  • P. m. decolorans (Koelz, 1939): timur laut Afghanistan dan barat laut Pakistan.
  • P. m. ziaratensis (Whistler, 1929): Afghanistan bagian tengah dan selatan dan barat Pakistan.
  • P. m. caschmirensis (E. J. O. Hartert, 1905): barat laut Himalayas timur dari utara Pakistan.
  • P. m. nipalensis (Hodgson, 1837): utara India dan Nepal timur sampai Myanmar bagian tengah dan barat.
  • P. m. vauriei (Ripley, 1950): timur laut India (timur Assam).
  • P. m. stupae (Koelz, 1939): India bagian tengah, barat, dan tenggara.
  • P. m. mahrattarum (E. J. O. Hartert, 1905): barat daya India dan Sri Lanka.
  • P. m. templorum (Meyer de Schauensee, 1946): barat Thailand dan selatan Indochina.
  • P. m. hainanus (E. J. O. Hartert, 1905) Pulau Hainan.
  • P. m. minor (Temminck & Schlegel, 1848): ujung timur Rusia (Amurland bagian tengah, Ussuriland), selatan Pulau Sakhalin, Cina tengah bagian timur dan timur laut (wilayah selatan sampai sungai Yangtze), Korea dan jepang (wilayah selatan sampai Kyushu).
  • P. m. dageletensis (Nagamichi Kuroda & Mori, 1920): Pulau Dagelet (wilayah timur Korea selatan).
  • P. m. kagoshimae (Takatsukasa, 1919): selatan Kyushu dan kepulauan Goto.
  • P. m. amamiensis (O. Kleinschmidt, 1922): utara kepulauan Ryukyu (Amami-oshima, Tokunoshima).
  • P. m. okinawae (E. J. O. Hartert, 1905): Okinawa, di bagian tengah Ryukyus.
  • P. m. nigriloris (Hellmayr, 1900): selatan Ryukyus (Ishigaki, Iriomote).
  • P. m. tibetanus (E. J. O. Hartert, 1905): Cina tengah bagian selatan dan barat daya (timur dan tenggara Xizang, selatan dan timur Qinghai dan barat Sichuan selatan sampai Yunnan dan barat Guizhou) dan utara Myanmar.
  • P. m. commixtus (Swinhoe, 1868): timur laut Vietnam dan tenggara Cina (dari sebelah timur Yunnan, selatan sungai Yangtze).
  • P. m. nubicolus (Meyer de Schauensee, 1946): timur Myanmar, utara Thailand dan barat laut Indochina.

Lokal dan ras: Sunda Besar dan Sunda Kecil.

  • P. m. ambiguus (Raffles, 1822): Semenanjung Malaysia dan dan Sumatera.
  • P. m. sarawacensis (Slater, 1885): Kalimantan bagian barat laut, timur laut, dan tenggara.
  • P. m. cinereus (Vieillot, 1818): Jawa dan Sunda kecil.

Tempat hidup dan kebiasaan
Mengunjungi hutan mangrove, hutan pantai, hutan terbuka, pekarangan, lahan budidaya, dan kadang perdu sampai ketinggian 2400 mdpl. Burung kecil yang lincah, bergerak aktif naik turun di puncak pohon atau di permukaan tanah. Memakan beragam makanan tetapi kebanyakan serangga yang ditangkap di pohon. Berburu dalam kelompok keluarga atau berpasangan.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko rendah (LC)
Perdagangan Internasional: –
Perlindungan: –

Galeri
Foto ras-ras yang ada di Indonesia
Foto ras-ras di luar wilayah Indoensia

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s