Skip to content

Perkici Punggung-hitam

Oktober 1, 2011

Perkici Punggung-hitam © John Gould

Fairy Lorikeet
Charmosyna pulchella G. R. Gray, 1859

Deskripsi
18 cm. C.p. pulchella jantan: punggung, sayap dan penutup ekor bagian atas hitam; terdapat noktah hitam/ungu pada mahkota belakang; tubuh bagian bawah merah, dada dan terkadang pada sayap bawah bercoret kuning; paha ungu/hitam; ekor runcing dan panjang, bagian atas hijau dengan bagian tepi kuning, Ekor bagian tengah sampai ke ujung merah. Paruh oranye/merah, mata kuning/oranye. Ketika terbang, penutup sayap bawah merah dan bulu-buluterbang gelap. Betina: Sisi punggung bagian bawah hijau/kuning; sisi tunggir sampai sayap kuning. Remaja: Mahkota dan leher belakang hijau; dada hijau pudar tanpa atau dengan sedikit coretan kuning; tunggir hijau; paha hijau gelap bersemu hitam; sayap bawah bercoret kuning. Paruh coklat gelap, mata coklat.
C.p. rothschildi jantan: dada hijau bercoret kuning; noktah hitam pada mahkota belakang memanjang sampai belakang mata dan bersambung menjadi warna hitam pudar pada sisi leher bertemu dengan warna hijau pada mantel; perut ungu/hitam; penutup ekor atas terbasuh warna kuning. Betina: dada bergaris hijau dengan coretan kuning; terdapat noktah hijau/kuning pada sisi tunggir. Remaja: dada hijau pudar dengan sedikit atau tanpa coretan kuning.

Suara
Bervasiasi menurut daerah persebaran. Di barat, suara ks sengau terdengar dua atau tiga kali, dan suara ss lemah. Di timur suara bernada tinggi dan pendek, tidak setajam dan setegas suara Perkici Kepala-merah meskipun sulit dibedakan bagi pengamat burung pemula.
Belum tersedia rekaman suara yang diambil dari wilayah Indonesia.

Persebaran dan Ras
Pegunungan di Papua, termasuk hampir semua daerah jelajahnya. Terdapat dua sub-spesies yang dikenal:

  • rothschildi (Hartert, 1930) – Peg. Cyclops dan daerah di sekitarnya, Papua bagian utara.
  • pulchella G. R. Gray, 1859 – Pegunungan di Papua dari Daerah Kepala Burung sampai Semenanjung Huon dan Papua Nugini bagian timur.

Tempat Hidup dan Perilaku
Menghuni hutan pegunungan, tepi hutan dan hutan sekunder pada ketinggian 750-2300m. Biasanya berpasangan atau dalam kelompok kecil sampai 15 atau lebih individu. Kadang tergabung dalam satu kelompok dengan perkici Charmosyna lain di puncak kanopi pohon berbunga untuk memakan bunga sari dan nektar.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.
Perlindungan:

Galeri
Belum tersedia foto burung di alam liar yang diambil dari wilayah Indonesia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: