Skip to content

Elang-rawa tangling

Oktober 5, 2011

Elang-rawa Tangling

Pied Harrier
Circus melanoleucos (Pennant, 1769)

Deskripsi:
Berukuran agak kecil (42 cm) sayap ramping. Jantan: bulu utama hitam, putih, dan abu-abu; kepala, tenggorokan, dan dada hitam polos. Betina: bagian atas coklat bercoret tersapu abu-abu, tunggir putih, ekor bergaris-garis, tubuh bagian bawah kuning tua bercoretan merah kasar. Bagian bawah sayap terbang bergaris-garis kehitaman. Remaja: tubuh bagian atas coklat gelap dengan garis pita putih di atas penutup ekor atas, tubuh bagian bawah coklat berangan bercoretan kuning tua merah karat.
Iris coklat pucat, paruh warna tanduk, kaki kuning.

Suara:
Biasanya diam.
Belum tersedia rekaman suara yang diambil dari wilayah Indonesia.

Penyebaran dan Ras:
Berbiak di Asia bagian timur-laut, India timur-laut, dan Myanmar utara . Bermigrasi ke Asia Tenggara, Filipina, dan Kalimantan bagian utara pada musim dingin.
Secara lokal, biasa ditemukan sebagai pengunjung pada musim dingin di Kalimantan bagian utara ke arah selatan dataran tinggi Kelabit, dan kadang mencapai bagian lain dari pulau Kalimantan dan Sumatra.

Tempat Hidup dan Kebiasaan:
Burung yang penyendiri, sesekali bergabung dengan jenis Elang-rawa lain. Aktif memperlihatkan kemampuan terbang di udara pada awal-awal masa siklus bersarang. Meluncur rendah di atas daerah terbuka, rawa, padang gelagah, dan sawah.
Tikus dan mamalia kecil lainnya, katak, kadal, dan serangga seperti belalang dan kumbang. Juga memakan telur, anakan, dan burung dewasa. Jenis burung yang dimakan antara lain bondol dan pipit. Jenis makanan lainnya: ular, ikan, dan sesekali bangkai hewan.
Musim berbiak pertengahan Mei sampai Agustus. Sarang berbentuk datar tersusun atas rumput, tifa, dan bagian tumbuhan lain yang ada di sekitar sarang, yang biasanya berada di lahan basah. Telur 3-6 (biasanya 4-5) yang dierami selama 30 hari. Mulai belajar terbang dan meninggalkan sarang setelah berumur 1 bulan.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.
Perlindungan: PP  No. 7/1999

Galeri
Oriental Bird Images
Foto Biodiversitas Indonesia

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: