Skip to content

Baza Jerdon

Oktober 7, 2011

Baza Jerdon © d300s@flickr

Jerdon’s Baza
Aviceda jerdoni (Blyth, 1842)

Deskripsi:
Berukuran sedang (45 cm). Berwarna coklat dengan jambul hitam yang seringkali terangkat naik. Bagian atas coklat, bagian bawah putih dengan strip mesial hitam. Dada bercorak merah gelap, perut bergaris datar merah gelap. Ras Kalimantan: kepala dan sisi leher merah karat. Perbedaan dengan Elang-alap Jambul: jambul jauh lebih panjang dan ujung sayap nyaris mencapai ujung ekor; dengan Elang gunung dan Elang Wallace remaja: ukuran lebih kecil, sayap relatif lebih panjang, tarsus tanpa bulu. Ciri ketika terbang adalah sayap lebar, sangat panjang, dan melebar di ujung, serta ekor terpotong lurus.
Iris merah kuning, paruh hitam dengan sera abu-abu biru-pucat, kaki dan tungkai kuning.

Suara
Seperti suara kucing mengeluh “pii wiioh”, nada kedua berangsur-angsur hilang, mirip suara Elang-ular bido.
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=67683&simple=1

Penyebaran dan Ras
Himalaya, India, Cina selatan, Asia tenggara, dan Sulawesi. Pengembara di Semenanjung Malaysia. Secara lokal dapat ditemui di Sumatra, Kalimantan, Sulawesi. Beberapa catatan dari Sumatra sebagai penetap dan pengunjung musim dingin. Penetap di beberapa tempat di Kalimantan.
Terdapat 5 sub-spesies yang dikenal:

  • ceylonensis (Legge, 1876) – India barat-daya dan Sri Lanka.
  • jerdoni (Blyth, 1842) – India timur-laut, Myanmar, China selatan (Yunnan, Hainan), Thailand dan sebagian Indochina sampai Semenanjung Malaysia; beberapa bermigrasi lebih jauh ke selatan pada musim dingin.
  • borneensis (Brüggemann, 1876) – Kalimantan.
  • magnirostris (Kaup, 1847) – Filipina.
  • celebensis (Schlegel, 1873) – Sulawesi, Kep. Banggai dan Kep. Sula.

Tempat Hidup dan Kebiasaan
Menghuni seluruh kawasan hutan hujan mulai dari bagian bawah hingga mencapai ketinggian 1800 m dpl. Namun demikian, lebih banyak ditemukan mulai dari ketinggian 200-1800 m dpl. Selain hutan hujan, jenis ini juga ditemukan di kawasan hutan industri dengan tipe vegetasi hutan pinus. Berburu dari atas cabang pohon, menyukai pinggir hutan dan hutan pantai. Memakan artropoda, kadal, katak, ular, dan sesekali buah.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.
Perlindungan: PP  No. 7/1999

Galeri
Oriental Bird Images

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: