Skip to content

Elang Tiram

Oktober 13, 2011

Elang Tiram cristatus, Flores © Lars Petersson

Osprey
Pandeon haliaetus (Linnaeus, 1758)
Kwea (Buton), Ulung-ulung jambul, Ulung-ulung laut (Sunda)

Deskripsi
Berukuran sedang (55 cm). Berwarna coklat, hitam dan putih. Kepala putih dan garis mata hitam khas, bagian atas sebagian besar coklat suram. Jambul pendek berwarna gelap dan bisa ditegakkan. Ras-ras berbeda dalam penampakan kepala dan perluasan garis pada bagian bawah.
Iris kuning, paruh hitam dengan sera abu-abu, tarsus telanjang, kaki abu-abu.

Suara
Siulan nyaring mendayu pada masa berbiak. Burung muda di sarang berteriak nyaring bila melihat induknya.
Belum tersedia rekaman suara yang diambil dari wilayah Indonesia.

Penyebaran dan Ras
Tersebar luas di seluruh dunia. Pengunjung teratut dan tersebar luas pada musim dingin di Sumatera dan Kalimantan. Tidak umum menetap di sepanjang pesisir Jawa dan Bali. Pada musim dingin pengunjung yang tidak teratur lebih jauh ke pedalaman.
Terdapat empat sub-spesies dengan persebaran sebagai berikut:

  • haliaetus (Linnaeus, 1758) – Skandinavia ke timur sampai Jepang dan ke selatan sampai Mediterania, Laut Merah dan Kep. Cape Verde; musim dingin bermigrasi ke selatan menuju Afrika bagian selatan, India, Indonesia bagian barat dan Filipina.
  • carolinensis (Gmelin, 1788) – Labrador, Alaska,  Florida dan Arizona; musim dingin bermigrasi ke selatan menuju Peru dan Brazil.
  • ridgwayi Maynard, 1887 – Karibia, termasuk Bahama, kuba dan Belize.
  • cristatus (Vieillot, 1816) – Australia timur, New Caledonia, Papua, Jawa dan Sulawesi.

Tempat Hidup dan Kebiasaan
Sering mengunjungi daerah-daerah perairan sepanjang sunda besar dan kepulauan di Indonesia. Menghuni daerah-daerah perairan seperti Sungai, Muara, Rawa, Danau dan Pantai. Pemangsa Ikan yang dasyat, menyelam kedalam air untuk menangkap mangsa. Bertengger di cabang pohon yang menghadap ke arah laut atau danau, terbang berputar pelan-pelan diatas air, melayang-layang atau meluncur dengan kecepatan rendah. Memakan ikan dan ular laut, meski terkadang juga memakan burung-burung air yang berada di sekitarnya.
Sarang berukuran besar, berupa tumpukan ranting pada pohon yang tinggi, digunakan selama bertahun-tahun. Telur dua butir berwarna putih dengan tanda coklat kemerah-merahan.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.
Perlindungan: PP  No. 7/1999

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Images

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: