Skip to content

Kakatua Koki

Oktober 20, 2011

Kakatua Koko triton, TN Wasur, Papua © Mehd Halaouate

© Kyle Thomas

Sulphur-crested Cockatoo
Cacatua galerita (Latham, 1790)
Gurie (Aru), Jalla (Papua timur-laut), Manabef (Misol, Salawati), Margarepe (Papua barat), Nagaras (Papua utara), Pawuj (Membramo), Upuë (Arfak), Warija (Papua barat)

Deskripsi
38-51 cm. Kakatua putih berjambul kuning yang sangat besar; penutup telinga bersemu kuning; paruh hitam, kaki abu-abu; iris coklat gelap pada jantan dan coklat kemerahan pada betina; ketika terbang sayap bawah dan sisi ekor bagian bawah terlihat kuning.

Suara
Suara seperti terompet yang keras, juga jeritan tunggal parau yang semakin rendah atau diulang kira-kira sekali dalam satu detik. Suara panggilan AH-YAI-YAH dalam kawanan yang dijawab KAI-YAH!. Suara tanda bahaya RAAA!. Jika sendirian, mengeluarkan rangkaian suara panggilan yang diulang-ulang, beberapa diantaranya bernada sangat lembut.
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=75893&simple=1

Penyebaran dan Ras
Di Australia dan seluruh Kawasan Papua, kecuali beberapa pulau kecil.
Terdiri atas empat sub-spesies dengan daerah persebaran sebagai berikut:

  • triton Temminck, 1849 – Papua dan kepulauan di sekitarnya.
  • eleonora (Finsch, 1867) – Kep. Aru.
  • fitzroyi (Mathews, 1912) – Australia utara, dari Sungai Fitzroy di barat-laut sampai Teluk Carpentaria di tmur-laut.
  • galerita (Latham, 1790) – Australia timur & tenggara dari Cape York sampai Tasmania.

Tempat Hidup dan Kebiasaan
Hidup di habitat yang bervariasi seperti hutan sekunder (termasuk hutan rawa dan hutan di sepanjang sungai), hutan mangrove, habitat terbuka, lahan budidaya (termasuk sawah dan perkebunan sawit), savana serta kawasan suburban. Dapat ditemui sampai ketinggian 1500m di Australia dan 2400m di Papua. Burung penetap yang sangat setia berada di kawasan berbiaknya. Biasa dalam kelompok besar sampai 2000 individu, ketika di habitat pakan terdapat sistem pembagian tugas dimana saat anggota kelompok mencari makan di permukaan tanah, beberapa individu bertengger di tempat tinggi bertugas memantau predator.
Kelompok burung yang mencolok dan ribut, sesaat setelah senja merupakan masa paling aktif bagi kelompok burung ini. Mencari makan di rerumputan atau belukar untuk mengambil biji-bijian atau tunas muda. Makanan bervariasi termasuk akar, rhizoma, buah lunak, bunga, kuncup bunga dan serangga beserta larvanya. Juga memakan tanaman budidaya seperti jagung, sehingga sering dianggap sebagai hama tanaman. Jika diganggu akan bersuara keras secara terus menerus, memiliki kemampuan untuk mematahkan dan menjatuhkan ranting pohon ke kepala pengamat yang berada di bawahnya. Sering berganti arah ketika terbang dengan kepakan sayap yang tidak teratur.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan tertentu.
Perlindungan: PP  No. 7/1999

Galeri
Oriental Bird Images

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: