Skip to content

Perkici Pelangi

Oktober 31, 2011

Perkici Pelangi Rosenbergii, P. Biak, Papua © Mehd Halaouate

 

Rainbow Lorikeet  (Coconut Lorikeet)
Trichoglossus haematodus (Linnaeus, 1771)
Kwiesier (Membramo), Pirihu (Sumba)

Deskripsi
25-30 cm, dengan lebar sayap sekitar 17 cm dan berwarna cerah. Kepala berwarna biru gelap kontras dengan paruh yang berwarna jingga menyala dan leher yang berwarna kuning kehijauan. Tubuh bagian atas (sayap, punggung, dan ekor) berwarna hijau gelap. Dada merah dengan corak garis biru-hitam. Perut hijau gelap, sedangkan paha dan tunggir kuning bergari-garis hijau gelap. Ketika terbang, warna kuning pada sayap terlihat kontras dengan penutup sayap bagian bawah yang berwarna merah. Pola warna pada jantan dan betina mirip. Paruh burung muda hitam yang berangsur-angsur menjadi jingga seiring dengan pertambahan umur.

Suara
Pekikan melengking mirip suara Nuri Kelam diselingi dengan nada berirama.

Persebaran dan Ras
Di seluruh kawasan Papua termasuk sebagian besar pulau satelitnya, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara, Bali dan Jawa. Juga di Australia, Vanutu, New Caledonia.
Memiliki 11 sub-spesies dengan daerah persebaran:

  • rosenbergii Schlegel, 1873 – P. Biak, utara Papua.
  • intermedius Rothschild & Hartert, 1901 – Papua bagian utara dan P. Manam  dari S. Sepik ke timur sampai Teluk Astrolabe.
  • haematodus (Linnaeus, 1771) – Maluku Selatan dan Papua Barat ke timur sampai Papua Barat-laut sejauh Teluk Humboldt dan Papua Selatan sampai S. Fly bagian atas; mungkin juga di Kep. Kai Barat.
  • nigrogularis G. R. Gray, 1858 – Kep. Kai Timur (kecuali P. Spirit) dan Papua Selatan dari S. Fly bagian bawah sampai Terusan Princess Marianne.
  • brooki Ogilvie-Grant, 1907 – P. Spirit, di Kep. Aru.
  • micropteryx Stresemann, 1922 – Papua Timur dari Semenanjung Huon di utara, termasuk P. Bagabag, dan Hall Sound di selatan.
  • nesophilus Neumann, 1929 – Ninigo dan Hermit Groups, bagian barat Manus.
  • flavicans Cabanis & Reichenow, 1876 – Kep. Admiralty dan New Hanover.
  • massena Bonaparte, 1854 – P. Karkar, Gugus Kep. Bismarck, Kep. Solomon dan Vanuatu.
  • deplanchii J. Verreaux & Des Murs, 1860 – New Caledonia dan Kep. Loyalty.
  • moluccanus (J. F. Gmelin, 1788) – Kepulauan di Terusan Torres, Australia bagian timur & tenggara serta Tasmania.

© Belinda Biggs

Tempat Hidup dan Perilaku
Sering ditemukan terbang berpasangan dan sesekali merespon panggilan dari kelompok dan bergabung ke dalam kawanan yang terdiri dari 5-20 ekor, kadang lebih. Pasangan perkici pelangi sangat agresif dalam menjaga daerah mencari makan dan bersarangnya, menyerang burung sejenis atau jenis lainnya yang masuk ke dalam daerah kekuasaannya, bahkan jenis burung yang lebih besar dari dirinya. Hidup di habitat hutan hujan dan habitat terbuka, mengunjungi pucuk pohon untuk memakan buah-buahan, nektar, getah pohon dan sesekali memakan biji-bijian serta serangga.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.
Perlindungan:

Galeri
Oriental Bird Images

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: