Skip to content

Perkici Leher-merah

November 1, 2011

Perkici Leher-merah © John Gerrard Keulemans

Red-collared Lorikeet
Trichoglossus rubritorquis Vigor & Horsfield, 1827

Deskripsi
26-30 cm. Dewasa: kepala biru terang; kerah sampai dada oranye kemerahan; tengkuk biru gelap dengan tepi bawah tengkuk hitam; punggung hijau; dada oranye kemerahan; perut ke bawah biru gelap; tunggir kuning berbintik hijau; sayap bagian dalam merah, bagian luar kuning dan bagian tepi hijau kecoklatan. Paruh besar merah, mata merah.

Catatan: Beberapa penulis masih memasukkan Perkici Flores sebagai sub-spesies dari Perkici pelangi, tetapi sejak dilakukannya review ulang oleh Schodde, R. & I. J. Mason pada tahun 1997 semakin meyakinkan banyak pihak bahwa Perkici Flores sebaiknya diperlakukan sebagai spesies yang berdiri sendiri.

Suara
Sewaktu terbang: teriakan keras “ii ii ii ii” berulang-ulang. Ketika beristirahat: ocehan dan cicitan.
Belum tersedia rekaman suara yang diambil di dalam wilayah Indonesia.

Persebaran dan Ras
Australia Utara, pernah tercatat di kawasan Timor, NTT.

Tempat Hidup dan Perilaku
Di Australia menghuni kawasan hutan tropis terbuka sampai taman dengan banyak pohon berbunga. Memakan nektar bunga, buah ara dan sesekali serangga. Belum tersedia catatan yang memadai mengenai tempat hidup dan perilaku burung ini di alam untuk kawasan Indonesia.

Status
Daftar merah IUCN : Tidak Diketahui (NR)
Perdagangan Internasional: Appendix II, dapat diperdagangkan dengan pengaturan
tertentu.
Perlindungan:

Galeri
Belum tersedia foto burung di alam yang diambil di dalam wilayah Indonesia.

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: