Skip to content

Delimukan Tembaga

November 12, 2011

Delimukan Tembaga albifrons, Papua bagian tenggara

New Guinea Bronzewing  (White-capped Ground Pigeon)
Henicophaps albifrons (G. R. Gray, 1862)
Dudutia, Pieriepiede, Tiereties (Mamberamo)

Deskripsi
Agak besar (38 cm), gelap dengan dahi keputih-putihan. Paruh panjang dan bahu berwarna perunggu berkilauan. Burung remaja tidak berkilau.

Suara
whoops” dalam rangkaian 20 – 60 nada cepat. Kadang juga memperdengarkan suara parau menurun “krrrrr” yang kadang diulang.
Belum tersedia rekaman suara yang diambil dari wilayah Indonesia.

Penyebaran
Seluruh pulau Papua, termasuk kelompok pulau Papua barat, P. Yapen, dan Kep. Aru.
Secara global memiliki 2 sub-spesies dengan daerah persebaran:

  • albifrons G. R. Gray, 1862 – Kep. Papua Barat (Waigeo, Salawati, Misool), Papua dan P. Yapen.
  • schlegeli (Rosenberg, 1866) – Kep. Aru.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Mendiami hutan primer dan hutan sekunder yang kering sampai ketinggian 1200 mdpl, meski kadang juga ditemukan sampai ketinggian 2000 mdpl. Hidup sendirian atau berpasangan. Terbang tiba-tiba dari tanah dan bertengger di pohon-pohon muda, kemudian mengangguk-anggukan kepalanya. Mencari makan di lantai hutan berupa biji-bijian dan pucuk muda rumput. Musim berbiak berlangsung pada musim panas dan awal musim hujan.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional:
Perlindungan:

Galeri
World Bird Info

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: