Skip to content

Delimukan Zamrud

November 13, 2011

Delimukan Zamrud, TN Balran, Jawa Timur © Swiss Winasis

Emerald Dove
Chalcophaps indica (Linnaeus, 1758)

Deskripsi
Berukuran sedang (25 cm), berekor agak pendek. Sisi tubuh bagian bawah jingga kemerahan. Mahkota abu-abu, dahi putih, tungging abu-abu, sayap hijau mengkilap. Betina: tidak memiliki mahkota abu-abu. Pada waktu terbang, terlihat dua buah garis putih ddan hitam pada bagian punggung.Iris cokat, paruh merah dengan ujung jingga, kaki merah.

Suara
Dua nada yang dalam dan halus, meratap lepas: “tek-huup”, dengan penekanan pada nada kedua.
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=33426&simple=0

Penyebaran
Umum dan tersebar luas di ataran rendah hutan primer dan hutan sekunder submontan dari India sampai Australia.
Di Indonesia, umum dijumpai di Kalimantan dan Sumatera. Di Jawa dan Bali, sudah mulai jarang ditemukan, masih umum dijumpai di kawasan Wallacea, dan di Pulau Papua lebih banyak dicatat perjumpaannya di bagian timur.
Secara global memiliki 9 sub-spesies dengan daerah persebaran:

  • indica (Linnaeus, 1758) – Sub-benua India, China Selatan (Sichuan, Yunnan, Guangxi, Hainan), Taiwan dan Kep. Ryukyu Selatan, Asia Tenggara, Filipina, Sunda Besar, Sunda Kecil, Sulawesi, Maluku dan Papua Barat.
  • robinsoni Stuart Baker, 1928 – Sri Lanka.
  • natalis Lister, 1889 – P. Christmas (Samudra Hindia).
  • minima Hartert, 1931 – Kep. Numfoor, Biak & Mios Num di Teluk Cendrawasih, Papua Barat.
  • maxima Hartert, 1931 – Kep. Andaman.
  • augusta Bonaparte, 1855 – Kep. Nicobar.
  • chrysochlora (Wagler, 1827) – Sunda Kecil bagian timur: Wetar, Timor, Tanimbar. Juga di Banda,  Kai , Papua, serta Australia.
  • longirostris Gould, 1848 – N Australia, in N Western Australia (Kimberley region) and Northern Territory.
  • sandwichensis E. P. Ramsay, 1878 – Kep. Santa Cruz, Kep. Banks & Vanuatu, serta New Caledonia.

Tempat hidup dan Kebiasaan
Menghuni hutan, tepi hutan, dan hutan sekunder sampai ketinggian 2200m dpl. Soliter, sering hidup sendirian atau berpasangan. Menghabiskan sebagian besar waktunya di lantai hutan yang tertutup rapat. Terbang sangat cepat dan rendah di hutan dengan mengepakkan sayapnya. Minum di aliran sungai dan genangan air.

Status
Daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)
Perdagangan Internasional:
Perlindungan:

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Images

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: