Skip to content

Merpati Batu

November 15, 2011

Merpati Batu

Rock Pigeon
Columba livia (Gmelin, 1789)

Deskripsi
Sedang (32 cm), berwarna abu-abu kebiruan. Ada garis-garis hitam pada sayap dan ujung ekor serta kilapan ungu kehijauan pada kepala dan dada. Merupakan jenis merpati peliharaan yang menjadi liar.
Iris coklat, paruh warna tanduk, kaki abu-abu.

Suara
Mirip suara merpati peliahraan yang terkenal : “oo-roo-coo”
Belum tersedia rekaman suara yang diambil di wilayah Indonesia.

Penyebaran
Global dan ras: Paleartik,tetapi diinteroduksi ke hampir seluruh penjuru dunia. Populasi liar terbentuk di kota-kota besar.

  • livia (J. F. Gmelin, 1789): Kepulauan British dan Mediterrania bagian barat melewati Dalmatia dan Libya timur bagian utara sampai Ural, Caucasus dan Siberia bagian barat.
  • atlantis (Bannerman, 1931): Kepulauan Madeira, Azores dan Cape Verde.
  • canariensis (Bannerman, 1914): Kepulauan Canary dan Pulau-pulau di Maroko.
  • gymnocyclus (G. R. Gray, 1856): Mauritania, Mali dan Ghana, dan Pantai Senegambia dan Guinea.
  • targia (Geyr von Schweppenburg, 1916): Sahara bagian tengah sampai Sudan bagian tengah.
  • dakhlae (R. Meinertzhagen, 1928): Dakhla dan Kharga Oases.
  • butleri (R. Meinertzhagen, 1921): Gebeit, provinsi Laut Merah dan Egyptian Sudan.
  • schimperi (Bonaparte, 1854): Lembah Nile sampai Khartoum; daerah berbukit di Laut Merah dari Mesir bagian timur sampai Eritrea bagian utara.
  • palaestinae (Zedlitz, 1912): Palestina, Sinai dan Arab bagian sealtan sampai Aden dan Masqat.
  • gaddi (Zarudny & Loudon, 1906): Azarbaijan, Iran, Afghanistan bagian barat dan utara, Turkmeniya, Ustyurt Plateau di Transcaspia dan Uzbekistan.
  • neglecta (Hume, 1873): Transcaspia dan Turkestan selatan sampai Iran, Baluchistan, Sind dan Punjab bagian barat laut, dan ke timur sampai Tien Shan dan Tibet bagian barat daya.
  • intermedia (Strickland, 1844): India dan Sri Lanka.
  • nigricans (Buturlin, 1908): Mongolia dan China bagian utara di Shanxi, Jilin dan Gansu.

Penyebaran lokal: Di Kalimantan , koloninya terdapat di Banjarmasin dan Samarinda.

Kebiasaan
Mulanya merupakan burung penghuni daerah bertebing, tetapi kemudian beradaptasi dengan kondisi perkotaan. Hidup berkelompok, sering bertengger pada bangunan dan di permukaan tanah. Mencari makan di taman, pekarangan dan daerah terbuka. Terbang berputar-putar yang khas.

Status
Daftar merah IUCN : Kurang mengkhawatirkan (LC)
Perdagangan Internasional: –
Perlindungan:–

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Images

No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: