Skip to content

Burung-madu Kelapa

November 20, 2011

Burung-madu Kelapa jantan, P. Trisik, Yogyakarta © Adhy Maruly

Brown-throated Sunbirds
Anthreptes malacensis (Scopoli, 1786)

Deskripsi
Berukuran sedang (13 cm), berwarna-warni. Jantan: mahkota dan punggung hijau bersinar; tunggir, penutup sayap, ekor, dan setrip kumis ungu bersinar; pipi, dagu, dan tenggirokan coklat tua buram, bagian lain pada tubuh bagian bawah kuning. Betina: tubuh bagian atas hijau-zaitun, tubuh bagian bawah kuning muda.
Iris merah, paruh hitam, kaki hitam abu-abu.

Suara
Kerikan bernada tinggi: “kelicap, twiit-twiit-twiit” atau lagu sederhana “wi-ciuw, wi-chiuw …” yang diulangi terus-menerus.
http://www.xeno-canto.org/embed.php?XC=20486&simple=0

Penyebaran dan Ras
Asia tenggara, Filipina, Semenanjung Malaysia, Sunda Besar dan Nusa Tenggara, dan Sulawesi.
Secara global terdiri atas 16 sub-spesies, dengan daerah persebaran:

  • malacensis (Scopoli, 1786) -Myanmar, Thailand, Indochina, Semenanjung Malaysia dan pulau di sekitarnya, Sumatra, Sarawak, Kalimantan, P. Karimata , Jawa (termasuk Madura) dan Bali.
  • anambae Oberholser, 1917 – Kep. Anamba (Semenanjung Malaysia).
  • erixanthus Oberholser, 1932 – Kep. Natuna.
  • bornensis Riley, 1920 – Sabah & Brunei.
  • paraguae Riley, 1920 – Calamian Group (Calauit, Culion), Palawan & Balabac, di Kep. Filipina Barat.
  • cagayanensis Mearns, 1905 – Cagayan Sulu (selatan P. Palawan).
  • chlorigaster Sharpe, 1877 – Philippines bagian tengah (Lubang, Tablas, Sibuyan, Masbate, Panay, Negros, Cebu, mungkin juga di Romblon & Ticao).
  • heliolusius Oberholser, 1923 – Basilan & Mindanao (termasuk Talicud), Filipina.
  • wiglesworthi E. J. O. Hartert, 1902 – Kep. Sulu (Basbas, Jolo, Tawi-tawi, Sanga-Sanga, Bongao, Simunul, mungkin juga di Pangamian).
  • iris Parkes, 1971 – Kep. Sulu (Tumindao, Sibutu, mungkin juga di Sitanki), Filipina.
  • mjobergi Bangs & Peters, 1927 – P. Maratua I, Kalimantan Timur
  • heliocalus Oberholser, 1923 – Sangihe & Siau, Sulawesi Utara.
  • celebensis Shelley, 1878 – Sulawesi, termasuk: Mantehage, Manadotua, Manterawu, Talisei, Bangka, Togian, Labuan Belanda, Kabaena, Muna and Butung.
  • extremus Mees, 1966 – Kep. Banggai & Sula.
  • convergens Rensch, 1929 – Sunda Kecil (Sumbawa, Komodo, Padar, Flores, Adonara, Satonda, Lomblen, Pantar, Alor).
  • rubrigena Rensch, 1931 – Sumba .

Burung-madu Kelapa betina, Kampus UI, Depok © Dimar Adhi Perdana

Tempat Hidup dan Kebiasaan
Burung dataran rendah yang tersebar luas dan umum sampai ketinggian 1.200 m. Umumnya sama dengan Burung-madu Sriganti, penetap yang dikenal baik di pekarangan terbuka, perkebunan kelapa, semak pantai, dan hutan mangrove. Bersifat teritorial secara agresif, mengusir burung-madu lain dari pohon sumber makanan yang disukainya, seperti Loranthus, Musa, dan Hybiscus.
Memakan nektar bunga yang berbentuk terompet pada benalu, pisang, kenbang sepatu. Juga memakan serangga, ulat, laba-laba, dan buah yang lembut.
Sarang menggantung, berbentuk kantung terbuat dari serat rumput yang dijalin dengan sarang laba-laba dan dilapisi dengan kapas rumput. Berbiak sepanjang tahun

Status
Daftar merah IUCN : Kurang mengkhawatirkan (LC)
Perdagangan Internasional: –
Perlindungan: PP  No. 7/1999

Galeri
Foto Biodiversitas Indonesia
Oriental Bird Images

Iklan
No comments yet

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: